أعوذ باللهمنالشيطان لرجيما
بِسْمِاللهِالرَّحْمنِالرَّحِيمِ
سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الآفَاقِ وَفِي
أَنْفُسِهِمْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ أَوَلَمْ يَكْفِ
بِرَبِّكَ أَنَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ
Peratama saya berterima kasih
kepada dr zakir naik karna telah menginspirasikan saya dalam membuat pembahasan
ini,beliau adalah president konvrensi
Islamic foundation di Bumbai,meskipun beliau dr ilmiah beliau juga sebagai
orater internasional tentang perbandingan agama, beliau sudah biasa menjelaskan
pandangan islam dari Al qur’an Al hadist dan kitab agama lainnya, beliau
terkenal dengan jawaban-jawaban analisa dan kritis dan jawaban yang meyakinkan dari
pertanyaan-pertanyaan yang menantang setiap selesai ceramahnya, beliau banyak
membahas dengan tokoh-tokoh agama lainnya,beliau juga memberikan 400 kuliah umum ke beberapa Negara dan juga membuat buku tentang
perbandingan agama-agama yang lainnya. (selengkapnya tentang zakir naik) https://ikbaldankehidupan.wordpress.com/
Terima kasih terhadap teman-teman saya baik muslim maupun
non muslim yang membaca ini, saya menyambut kalian dengan salam islam.
Artinya: semoga rahmat dan berkat dari ALLAH AZZA WAZZALA tercurah kepada kalian
semua.
Topik pembahasan kali ini adalah AL QUR’AN DAN AL
KITAB(INJIL) DALAM ILMU PENGETAHUAN MODREN.
Al qur an yang Agung adalah kitab terakhir yang diturunkan pada
nabi terakhir yaitu Nabi Muhammad semoga
damai baginya,dan kitab suci apa saja yang mengaku sebagai firman yang Maha Esa
harus teruji dalam waktu, dahulu adalah massa Keajaiban, Al qur’an adalah
keajaiban dari keajaiban(miracle of miracle), dan selanjutnya adalah massa
Sastra dan Puisi,baik muslim maupun non muslim mengakui Al qur’an adalah sastra Arab terbaik yang ada
di muka bumi ini. Dan sekarang adalah massa Ilmu Pengetahuan dan teknologi.
Sekarang kita buktikan apakah Al qur an sesuaian dengan ilmu pengetahuan atau
tidak.
(https://ikbaldankehidupan.wordpress.com/2016/01/28/pendapat-albert-einsten/
) albert einsten pemenang penghargaan Award mengatakan : ilmu pengetahuan tanpa
agama pincang,agama tanpa ilmu pengetahuan buta.
Ijin kan saya untuk mengatakan bahwa Al qur’an bukanlah buku
tentang ilmu pengetahuan,IL-MU-PE-NGE-TA-HU-AN, ia kitab berisi tentang
tanda-tanda, T-A-N-D-A,dan ayat-ayat. Ia berisi 6 ribu tanda tentang ilmu pengetahuan didalamnya
dan ribuan ayat-ayat yang didalamnya berisi tentang ilmu pengetahuan.
Saya tidak akan berkata dalam tulisan ini tentang teori dan
hipotesis ilmiah, yang bedasarkan atas
asumsi tanpa adanya bukti, kita tau bahwa sepanjang perjalanan waktu ilmu pengetahun sifat nya berbelok, seperti
huruf “ U” sebelum adanya bukti yang ilmiah yang disebut FAKTA ILMIAH. Ada Dua
cara untuk menganalisis kitab suci, yaitu :
1. 1. Pendekatan kesesuaian yang berarti seseorang
mencoba mencari kesesuaikan kitab suci dengan ilmu pengetahuan.
2. 2. Pendekatan konflik yang berarti seseorang mempertentangkan apakah kitab suci sesuai
dengan ilmu pengetahuan atau tidak.
Namun sepanjang yang di perhatikan Al qur’an, tidak perduli anda
memakai pendekatan kesesuaian ataupun pendekatan konflik sepanjang anda
berfikir logis,setelah jawaban yang di berikan kepada anda, tidak ada seorang
pun yang dapat mempertentangkan satu ayat pun tentang Al qur’an dengan ilmu
pengetahuan.
Al Quran Surat An Nisaa’ ayat 82 (4:82):
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al
Quran itu bukan dari sisi Alloh, tentulah mereka mendapat pertentangan yang
banyak di dalamnya.
I.
Dalam bidang Astronomy
Sekolompok peneliti astronomi membuktikan bahwa alam semesta tadinya
menyatu, mereka mengatakan tadinya ada satu nebula utama dan besar terpisah
karna adanya ledakan akibat Proses tekanan yang panas yang di namakan proses
bigbang(https://id.wikipedia.org/wiki/Ledakan_Dahsyat
). Hal tersebut temaktup dalam kulit Al qur’an surah Al Anbiyya 21:30
“Dan apakah orang-orang yang
kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah
suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami
jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?”
Bayangkan informasi yang kita
dengar baru-baru ini dan Al qur’an sudah mengatakan 1400 tahun yang lalu.
Waktu saya masih SD saya mempelajari bahwa bumi bergerak terjadi siang
dan malam,mengelilingi matahari, matahari tidak bergerak. dalam ayat Qur an al anbiya 21:33.
“Dan Dialah yang telah
menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya
itu beredar di dalam garis edarnya.
Disebutkan pula dalam ayat
yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar
tertentu: “Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan
Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
” (QS. Yasin:38)
Alhamdulillah ilmu pengetahuan
membenarkan Al qur an. Menurut perhitungan para ahli
astronomi, matahari bergerak dengan kecepatan luar biasa yang mencapai 720 ribu
km per jam ke arah bintang Vega dalam sebuah garis edar yang disebut Solar
Apex. Ini berarti matahari bergerak sejauh kurang lebih 17.280.000 kilometer
dalam sehari. Bersama matahari, semua planet dan satelit dalam sistem gravitasi
matahari juga berjalan menempuh jarak ini. Selanjutnya, semua bintang di alam
semesta berada dalam suatu gerakan serupa yang terencana.
Keseluruhan alam semesta yang dipenuhi oleh lintasan dan garis
edar seperti ini, dinyatakan dalam Al Qur’an sebagai berikut: “Demi
langit yang mempunyai jalan-jalan.” (QS. Az Zariyat:7).
Edwin Powell Hubblel (https://wordpress.com/post/ikbaldankehidupan.wordpress.com/20)
ia menemukan bahwa dunia berkembang.
|
|
"Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan
sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya."
Kata yang di gunakan mu syi Uu na artinya peluasan,alam semesta yang
meluas(jagad raya yang luas)keluasan.
Sekali lagi Al qur an memberi tahu kita 1400 thun yang lalu, dan ilmu
pengetahuan memberi tahu kita beberapa tahun belakangan ini.
Tentang circle water
https://wordpress.com/post/ikbaldankehidupan.wordpress.com/32
Al qur’an menjelaskan sirklus air yang sangat jelas,secara detail, gimana air
menguap,keatas bergabung dan menjadi kilat Guntur,dan bergerak kedalam,dan
terjadilah hujan, dan ayat ayatnya sebagai
berikut
“Dan yang
menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu kami hidupkan
dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari
dalam kubur).” (. Az-Zukhruf, 43:11) dan berikutnya:
An-nur 24:47, Ar-rum 30:48,
Az-zummar 39:21, Al-mu’minun 23:18, Ar-rum 30:24, Al-hijr 15:22, Al-a’raf 7:57,
Ar-ra’d 13:17, Al-fur qan 25:48-59,Fathir 35:9, Ya sin 36:34, Al-jatsyah 45:5, Qaf
50:9, Al-waqi’ah 56:68, Al-mulk 67:30.
dan juga Al qur an sangat jelas menerangkan bukan hanya secara
detail,tapi menjelaskan bahwa manusia pasti memahaminya,contoh
( Attariq 86:11),
“dengan kemampuan langit untuk mengembalikan” yang berarti penguapan, tapi
kenapa ayat tersebut tidak spesifik untuk menyebutkan “kemampuan langit untuk mengembalikan hujan?? Kita bahas lebih
dalam, bahwa Allah tidak berkata seperti itu karenakita tahu Allah dengat sifat ke Tuhanan tidak
melakukannya , karna kita tahu bahwa lapisan ozon selain menurunkan hujan juga
memancarkan energy dan unsur lain yang
di butuhkan di bumi, selain itu lapisan ini juga untuk memancarkan gelombang
telekomunikasi, untuk kita menonton tv,berkomunikasi,dan mendengarkan
radio,selain itu juga lapisan itu berfungsi untuk menyaring sinar
matahari,ultraviolet, jika tidak disaring,maka tidak ada kehidupan dibumi, Subhannallah.
Selanjutnya, Kita tau bahwa fakta ilmiah mengatakan lapisan langit ada 7
lapisan. http://www.infoyunik.com/2015/02/penjelasan-ilmiah-tentang-misteri.html
“Dia-lah Allah, yang
menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju
langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala
sesuatu.” (QS. Al Baqarah:29)
“Kemudian Dia menuju
langit, dan langit itu masih merupakan asap. Maka Dia menjadikannya tujuh
langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya.” (QS.
Fussilat:11-12)
Kata “langit”, yang kerap kali muncul di banyak ayat dalam Al
Qur’an, digunakan untuk mengacu pada “langit” bumi dan juga keseluruhan alam
semesta. Dengan makna kata seperti ini, terlihat bahwa langit bumi atau
atmosfer terdiri dari tujuh lapisan.
Saat ini benar-benar
diketahui bahwa atmosfer bumi terdiri atas lapisan-lapisan yang berbeda yang
saling bertumpukan. Lebih dari itu, persis sebagaimana dinyatakan dalam Al
Qur’an, atmosfer terdiri atas tujuh lapisan. Para ilmuwan menemukan bahwa
atmosfer terdiri diri beberapa lapisan. Lapisan-lapisan tersebut berbeda dalam
ciri-ciri fisik, seperti tekanan dan jenis gasnya.
Di
awal saya mengutip ayat : fussilat 41:53
SAHIH INTERNATIONAL
We will show them Our signs in the horizons and
within themselves until it becomes clear to them that it is the truth. But is
it not sufficient concerning your Lord that He is, over all things, a Witness?
INDONESIAN
Kami akan memperlihatkan kepada mereka
tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka
sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah
cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?
Sekarang saya akan membahas al kitab dalam sudut pandang
ilmu pengetahuan
Saya kutip satu ayat dari Qur’an yang agung surah Al baqoroh
2:79
Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang
menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari
Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan
perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang
ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat
dari apa yang mereka kerjakan.
Islam
percaya hanya ada 4 kitab suci yang diturunkan,kepada utusan-utusannya,yauitu
taurat pada nabi Musa damai baginya,zabur pada nabi Daud damai baginya,injil
pada Isa damai bagianya dan terakhir pada nabi
terakhir yaitu Al qur an kepada Nabi besar Allah, Nabi Muhammad solawat
dan salam atasnya.
Kitab
injil(alkitab) yang dipercaya umat Kristen yang sekarang bukanlah injil nabi
Isa damai baginya yang dipercaya umat muslim,injil(al kitab) bukan saja berisi firman tuhan tapi juga
berisi perkataan nabi-nabi,sejarahwan dan semuanya serba semeraut isinya.
Sekali
lagi saya minta maaf jika saya menyinggung perasaan umat Kristen semuanya yang
membaca,bukan maksud saya menyakiti,tapi saya hanya memberikan penjelasan yang
ada baik dari sudut pandang Al qur an maupun al kitab(injil),
Jika
ada firman Tuhan di dalam injil (al kitab) sekarang,mungkin saja ada,tetapi
jika ada bagian yang tidak ilmiah,apakah
bisa dikaitkan dengan Tuhan?”
Mari
kita periksa:
1.
Pembentukan alam semesta
-Kejadian 1 bahwa bumi diciptakan
dalam waktu 6 hari, yang berarti 6 hari 24 jam siang dan malam, Al qur an jugamenyebutkanya
Yang
di pakai Al qur’an adalah 6 yaum,yang berarti massa,6hari/massa,
Fakta
ilmiah membuktikan bahwa alam semesta tidak tercipta hanya dalam 6 hari 24
jam,Alam semesta tercipta dalam proses massa yang lama, http://imamadi83.blogspot.co.id/2012/02/bumi-tercipta-lebih-dulu-daripada.html
.
Point ke 1, al
kitab bertentangan dengan fakta ilmiah, lebih lanjut
-kejadian
1;3-5 yaitu hari pertama ,tuhan menciptakan terang dan gelap,
Kemudian kejadian 1;14-19 hari ke-4 Allah menjadikan 2 cakrawaala yang besar dan
kecil,yang besar untuk menerangi siang,dan kecil untuk menerangi malam yang
berarti matahri dan bulan,
Point ke2,
bagaimana mungkin adanya terang dan gelap pada hari pertama sedangkan matahari
dan bulan di ciptakan pada hari ke-4,TIDAK BENARKAN…
-kejadian
1:11-13 pada harike-3 tumbuhan,tunas-tunas ,biji-bijian diciptakan pada hari
ke-3
Point ke3,
bagaimana mungkin tumbuhan dapat hidup tanpa adanya cahaya matahari.
_kejadian
1;9-10 bumi diciptakan pada hari ke-3
Point ke4,
bagaimana mungkin bbumi ada sebelum matahari? Fakta ilmiah mengatakan bahwa
unsur pokok bumi adalah matahari,jadi matahari ada sebelum bumi.
-kejadian
1;14-19 hari ke4 Tuhan menciptakan matahari dan bulan memiliki cahaya
masing-masing, kita tahu bahwa cahaya bulan berasal dari pantulan cahaya
matahari,
Point ke 5,
bagaimana mungkin bulan mempunyai cahaya sendiri??itu tidak ilmiah kan
Tolong
untuk di jawab dari 5 point yang disebutkan dan
juga pembuktian ilmiah dalam waktu 6 hari 24 jam siang dan malam,jika
ada yang setujuh dengan 6 hari itu massa yang lama tidak masalah pendekatan
dengan pernyataan Qur an,tetapi itu hanya menjawab,tentang 6 hari pada
pertanyaan pertama,tetapi tidak bisa menjawab sisah 5 point tersebut,jika 6
hari 24 jam,maka hanya point ke 3 saja yang terjawab,Selagi kalian masih menggunakan akal yang logis, kalian tidak bisa
menjawab semuanya.
Selanjutnya..
a.Kitab Yahudi 1 :10 -11
(1-10) Dan: "Pada mulanya, ya Tuhan, Engkau telah meletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu.
(1-11) Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian;
b. Kitab Mazmur 102 : 25-26
(102-26) Dahulu sudah Kauletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu.
(102-27) Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian, seperti jubah Engkau akan mengubah mereka, dan mereka berubah;
dan..
c. Kitab Pengkhotbah 1 : 4
(1-4) Keturunan yang satu muncul dan keturunan yang lain lenyap, tetapi dunia tetap sama saja.
d. Kitab Mazmur 78 : 69
(78-69) Ia membangun tempat kudus-Nya setinggi langit, laksana bumi yang didasarkan-Nya untuk selama-lamanya;
Bukankah poin a dan b berlawanan dengan c dan d ? Dunia tidak mungkin pada saat yang sama abadi dan musnah, ini sangat tidak ilmiah, tolong di jawab, ayat tersebut mengacu pada tetap ada dan musnah?
(1-10) Dan: "Pada mulanya, ya Tuhan, Engkau telah meletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu.
(1-11) Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian;
b. Kitab Mazmur 102 : 25-26
(102-26) Dahulu sudah Kauletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu.
(102-27) Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian, seperti jubah Engkau akan mengubah mereka, dan mereka berubah;
dan..
c. Kitab Pengkhotbah 1 : 4
(1-4) Keturunan yang satu muncul dan keturunan yang lain lenyap, tetapi dunia tetap sama saja.
d. Kitab Mazmur 78 : 69
(78-69) Ia membangun tempat kudus-Nya setinggi langit, laksana bumi yang didasarkan-Nya untuk selama-lamanya;
Bukankah poin a dan b berlawanan dengan c dan d ? Dunia tidak mungkin pada saat yang sama abadi dan musnah, ini sangat tidak ilmiah, tolong di jawab, ayat tersebut mengacu pada tetap ada dan musnah?
Selama anda berfikir logis anda tidak bisa
menjawabnya!!
Saya kutip ayat qur an: surat Al maidah 104
” Dan apakah
mereka itu akan mengikuti nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu
tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk?.”
Selanjutnya akan di bahas tentang geologi dan lain-lain.
Bersambung….
created product: ikbal ramdhani.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
semua ini butuh proses ,,,,
bukan perubahan yg kita harus lakukan,tapi proses itu sendiri yang merubahnya...